PESAN-PESAN MENGGUGAH UNTUK PARA
PENGEMBAN DAKWAH
Penulis :
DR. Najih Ibrahim
#1 – “DERITA
PASTI SIRNA YANG TERSISA TINGGAL PAHALA”
Saudaraku, semoga Allah senantiasa merahmati
Anda, ketahuilah bahwa Anda akan dihadapkan pada kelelahan yang luar biasa, ujian
demi ujian, serta tertimpa cobaan demi cobaan saat Anda menempuh jalan
kebenaran dan menyibukkan diri dengan perjuangan Islam. Namun, jika Anda tetap
tegar di atas kebenaran dan bersabar dalam menghadapi cobaan, pasti penderitaan
akan segera sirna dan kelelahan akan hilang. Yang tersisa tinggallah balasan
yang baik dan pahala bagi Anda, insya Allah.
Bukankah orang yang berpuasa di tengah terik
matahari itu hilang rasa hausnya ketika ia meneguk seteguk air saat berbuka
puasa? Ketika itu ia terus mengulang-ulang do’a yang pernah diajarkan
Rasulullah SAW: “Rasa haus telah hilang, urat-urat telah basah, dan yang
tersisa adalah pahala, insya Allah” [HR.
Abu Dawud, ad-Daruquthni, al-Baihaqi dan al-Hakim].
Ketika Anda masuk dan menginjakkan kaki di
surga, saat itu segala kelelahan yang pernah Anda rasakan, duka yang dulu
mendera Anda, dan luka yang Anda alami di jalan Allah SWT sirna seketika. Saat
itu, dikatakan kepada Anda, “Apakah Anda pernah merasakan penderitaan sebelum
ini?” Anda menjawab setelah dicelupkan sesaat ke surga, “Demi Allah, saya tidak
pernah merasakan penderitaan sebelum ini.” [Lihat:
HR. Muslim, Ahmad dan Ibn Majah dalam hadist penuturan Anas bin Malik ra.].
Subhanallah wa bihamdi.
Kelelahan dan penderitaan Anda tidak akan ada
lagi. Sebab, segalanya berubah menjadi kegembiraan, kebahagiaan, dan
kenikmatan. Anda juga memperoleh anugerah balasan yang baik dan pahala. Allah
Swt pun akan menambah karunia-Nya kepada Anda dan memuliakan Anda sesuai dengan
kemuliaan dan kedermawanan-Nya. Saat itu, Anda akan berangan-angan, seandainya
saja Anda dulu mencurahkan tenaga dan mengalami kelelahan demi kelelahan lebih
banyak lagi di jalan agama Anda. Saat itu, Anda pun berangan-angan, seandainya
di dunia Anda tidak tidur lebih lama demi agama Allah; seandainya Anda
bepergian lebih lama dan meninggalkan dunia lebih banyak lagi; seandainya Anda
berkorban di jalan Allah lebih banyak lagi daripada apa yang telah Anda
korbankan selama ini. Tidak hanya itu, Anda juga berangan-angan – sebagaimana
angan-angan orang yang mati syahid – yaitu seandainya Anda dikembalikan lagi ke
dunia agar bisa meraih kematian di jalan Allah; Anda terbunuh, lalu dihidupkan
lagi, terbunuh lagi, dihidupkan lagi, terbunuh lagi dan seterusnya – hingga
syahid berkali-kali – karena Anda melihat karunia dari Allah di dalamnya dan
bagaimana Allah SWT memuliakan para syuhada [Lihat: HR. Al-Bukhari, Muslim, dan
at-Tirmidzi dari penuturan Anas bin Malik ra.].
#YukNgajiBarengKMM!
#Come in and join with Us!


0 komentar:
Posting Komentar